Rapat orang tua siswa kelas X yang digelar pada tanggal 25 Februari berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi pihak sekolah dan orang tua untuk saling mengenal serta memperkuat sinergi dalam mendukung proses pendidikan siswa. Sejak awal acara, suasana aula sekolah dipenuhi para orang tua yang hadir dengan harapan memperoleh informasi menyeluruh tentang arah dan program pendidikan yang akan dijalankan.
Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah sosialisasi program sekolah sekaligus menjalin komunikasi yang efektif antara pihak sekolah dan orang tua siswa kelas X. Sekolah menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di ruang kelas, tetapi juga oleh dukungan keluarga di rumah. Karena itu, forum ini dirancang sebagai ruang terbuka untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, kepala sekolah memaparkan profil lulusan yang diharapkan dari SMAN 4 Sukabumi. Ia menegaskan bahwa sekolah menargetkan lahirnya lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, berdaya saing, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Menurutnya, profil lulusan tidak hanya diukur dari nilai rapor, tetapi juga dari integritas, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan zaman.
Kepala sekolah juga menekankan urgensi penerapan “7 Kebiasaan Anak Hebat” dalam kehidupan sehari-hari siswa. Tujuh kebiasaan tersebut dipandang sebagai fondasi pembentukan karakter, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, hingga semangat untuk terus belajar. Program ini diharapkan dapat membentuk pola pikir positif dan kebiasaan produktif yang akan melekat hingga siswa lulus nanti.
Selain itu, diperkenalkan pula konsep “Gapura Panca Waluya” sebagai nilai dasar pembinaan karakter di sekolah. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman dalam membentuk pribadi siswa yang cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (terampil). Kepala sekolah menegaskan bahwa penerapan nilai ini bukan sekadar slogan, melainkan akan diintegrasikan dalam setiap kegiatan pembelajaran maupun aktivitas kesiswaan.
Pada kesempatan yang sama, kepala sekolah turut menyosialisasikan visi dan misi baru sekolah. Visi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini, dengan menekankan pada pembentukan generasi berprestasi, berkarakter, serta berwawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal. Sementara itu, misi sekolah diarahkan pada penguatan mutu pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, serta optimalisasi layanan pendidikan berbasis teknologi.
Pemaparan program sekolah kemudian dilanjutkan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum. Ia menjelaskan struktur kurikulum, sistem pembelajaran, serta mekanisme evaluasi yang akan diterapkan sepanjang tahun ajaran.
Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan menyampaikan berbagai program pembinaan siswa, mulai dari kegiatan ekstrakurikuler hingga penguatan organisasi siswa. Ia menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui kegiatan di luar kelas, termasuk pembinaan kedisiplinan dan kepemimpinan sebagai bekal siswa di masa depan.
Pemaparan Wakil Kepala Sekolah bidang Humas menyoroti pentingnya komunikasi yang transparan antara sekolah dan orang tua. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyusun komite sekolah yang baru serta membentuk ikatan alumni sebagai upaya memperkuat dukungan eksternal terhadap program pendidikan. Keberadaan komite dan alumni diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam pengembangan sekolah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Orang tua menyampaikan berbagai pertanyaan terkait sistem pembelajaran, pembinaan karakter, hingga program-program unggulan sekolah. Dialog yang terbangun mencerminkan komitmen bersama antara sekolah dan orang tua untuk mendukung terwujudnya visi baru serta profil lulusan yang diharapkan, demi masa depan siswa yang lebih gemilang.

